sekian dan terimakasih
HendryWahyu.com
Berbagi Pengetahuan Teknologi dan Informasi dalam kehidupan sehari-hari | Blog Hendry
Sabtu, 27 Desember 2025
Jumat, 02 Agustus 2019
Informasi OJK : Penyelenggara Fintech Terdaftar dan Berizin di OJK per 31 Mei 2019
Sampai dengan 31 Mei 2019, total jumlah penyelenggara fintech terdaftar dan berizin adalah sebanyak 113 perusahaan.
Terdapat penambahan dua penyelenggara fintech berizin, Tokomodal dan UangTeman.
OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggaran fintech peer to peer lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.
Informasi selengkapnya silakan lihat tabel pada lampiran..
Minggu, 28 Juli 2019
Kualitas Udara DKI Jakarta sebagai Kota Terburuk Ketiga
Jakarta - Kualitas udara di DKI Jakarta di akhir pekan tak mengalami perubahan alias masih buruk-buruk saja. Data dari AirVisual hingga sore ini menempatkan DKI Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara terburuk ketiga.
Dilihat pada Minggu (28/7/2019) per pukul 17.10 WIB, Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 155. Kualitas udara Jakarta menjadi yang terburuk setelah Dubai, Uni Emirat Arab; dan Santiago, Cile.
AQI merupakan indeks yang menggambarkan tingkat keparahan kualitas udara di suatu daerah. AQI dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yaitu PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Rentang nilai dari AQI adalah 0 sampai 500. Makin tinggi nilainya menunjukkan Makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut. Skor 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150 tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-203 sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.
AQI 155 di DKI Jakarta berarti kualitas udara di Ibu Kota tidak sehat (unhealthy). Kadar PM2.5 (partikel padat di udara ukuran di bawah 2,5 mikrometer) di Jakarta sekarang adalah 102.9 µg/m³.
Secara global, lima besar kota dengan udara terburuk di dunia sore ini adalah Dubai (UEA) dengan AQI 192, disusul Santiago, Cile dengan AQI 184, serta peringkat ketiga diduduki Jakarta (Indonesia) dengan AQI 175. Berturut-turut di bawahnya ada Beijing, China, dengan skor 158 dan Kuwait City (Kuwait) dengan skor 156.
Sabtu, 27 April 2019
Kebijakan Privasi
Kami menyadari bahwa privasi adalah hal yang sangat penting, maka dari itu kami tuliskan beberapa kebijakan privasi (privacy policy) yang berhubungan dengan penggunaan website pribadi ini :
- Yang berkunjung ke portal-uang.com adalah dari segala kalangan dengan berbagai karakter dan latar belakang yang berbeda. Mereka mempunyai hak untuk memberikan komentar terhadap artikel yang kami buka form komentarnya. Kami memang memoderasi komentar dan tidak meloloskan komentar tertentu dengan alasan tertentu, namun adakalanya kami melakukan approve tanpa membaca terlebih dahulu keseluruhan isi komentar tersebut.Maka dari itu segala konsekuensi yang muncul dari setiap komentar adalah sepenuhnya tanggung jawab dari yang berkomentar. Untuk itu silakan berkomentar dengan mempertimbangkan etika, hukum dan undang-undang serta segala peraturan yang berlaku di wilayah hukum Republik Indonesia.
- Dilarang memberikan komentar dengan menyertakan link (tautan) ke situs porno, perjudian atau situs-situs yang dilarang secara hukum oleh undang-undang di Indonesia. Termasuk memberikan komentar yang berisi provokasi, berbau SARA serta kata atau kalimat yang dapat dikenakan hukum yang berlaku di Indonesia.
- Jika pemberi komentar mencantumkan link (tautan) ke website tertentu, maka isi dari website tertaut merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari pemberi komentar dan atau pemilik website tersebut. Jika Anda merasa ada yang menggunakan nama dan atau website Anda dalam komentarnya, silakan menghubungi kami dan kami akan sebisa mungkin menghapus komentar yang bersangkutan sesuai permintaan Anda secepatnya.
- Server website ini bukan milik kami pribadi melainkan milik pihak lain. Karena itu kami tidak bisa menjamin data Anda 100% sepenuhnya akan aman, akan tetapi kami berjanji tidak akan pernah mempublikasikan dan atau memberikan data Anda kepada pihak lain termasuk email, terkecuali jika Anda melanggar kebijakan privasi kami atau jika diperlukan oleh pihak yang berwajib dalam kepentingan penegakan hukum.
- Dalam hal pemasangan iklan oleh pihak ketiga, segala materi iklan dan konsekuensi yang muncul darinya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemasang iklan. Dan bisa jadi mereka (pemasang iklan) memasang pengirim request (misalnya alamat IP) langsung ke browser Anda tanpa sepengetahuan kami. Maka dalam hal tersebut (permintaan alamat IP)sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemasang iklan tersebut.
- Adalah mungkin bahwa partner iklan kami menggunakan cookies (penangkap jejak) di situs kami. Kami tidak memiliki kontrol atau akses terhadap cookies yang digunakan pihak ketiga tersebut.
Tentang Log File
Kami berhak untuk melakukan logging atau pencatatan log ke dalam file log untuk keperluan kami. Informasi di dalam log file pada umumnya meliputi alamat protokol internet (IP Address), jenis browser, internet service provider (ISP), tanggal dan atau waktu, referrer, jumlah klik, informasi demografis dan informasi lainnya.Selain, portal-uang juga menerapkan Fitur Iklan Google Analytics:
- PortalUang dan vendor pihak ketiga bersama-sama menggunakan cookiepihak pertama (seperti cookie Google Analytics) atau pengenal pihak pertama lainnya, dan cookie pihak ketiga (seperti cookie DoubleClick) atau pengenal pihak ketiga lainnya.
- Anda dapat memilih untuk tidak ikut serta menggunakan Fitur Iklan Google Analytics yang Anda gunakan, termasuk melalui Setelan Iklan, Setelan Iklan untuk aplikasi seluler, atau cara lainnya yang tersedia (seperti, ketidakikutsertaan konsumen NAI).
- Kami menyarankan Anda menggunakan Google Analytics Opt-out Browser Add-on untuk pilihan ketidakikutsertaan Anda menggunakan Fitur Iklan Google Analytics.
Hal-hal mengenai kebijakan privasi yang belum ditulis akan kami tambahkan jika di suatu saat memang dirasa perlu untuk ditambahkan.
Jumat, 19 April 2019
Mengenal H2S atau Hidrogen Sulfida
Turut berdukacita atas meninggalnya 4 orang kru kapal TB ADITYA 55 di dalam tanki tongkang, hal ini terjadi akibat kurangnya pemahaman perwira kapal prosedur memasuki ruang tertutup dan bahaya gas beracun seperti H2S yang di sebut dengan gas pembunuh The Silent Killer!
Cukup dengan 1 tarikan napas dapat membunuh manusia.
Mengenal H2S atau Hidrogen Sulfida
Yang bekerja di offshore pasti udah tau banget soal ini, Apa yang pertamakali muncul dalam benak kita ketika mendengar kata H2S?
Oh, h2s itu gas beracun!
Betul
H2S sama seperti kentut!
Betul
Hidrogen sulfida!!
Juga betul
Nah untuk lebih jelasnya, mari kita bahas lebih lanjut mengenai hidrogen sulfida atau yang dikenal dengan sebutan H2S itu.
Sebelum kita lanjut ke pokok pembahasan, ada baiknya klik dulu tombol like dan bagikan postingan ini untuk pengetahuan pelaut Indonesia ya gaes....
Hydrogen Sulfide (H2S) adalah gas yg sangat beracun yang merupakan hasil suatu proses dekomposisi (pembusukan) hewan, tumbuhan dan/atau material organik oleh bakteri tanpa bantuan oksigen di sekitarnya.
Gas H2S ini banyak di temukan di industry- industri atau lingkungan disekitar pemikiman penduduk seperti industri minyak dan gas, saluran air kotor, dan tempat pembuangan, air stagnant seperti rawa atau paya dan juga diproduksi oleh berbagai proses industri dan bio-kimia. secara umum sumber-sumber penghasil H2S di kategorikan antara lain:
· Pembusukan material organik
· Formasi geologis
· Proses kimia yg menghasilkan H2S
H2S juga memiliki sebutan-sebutan yang berbeda, beberapa nama-nama lain untuk H2S diantaranya adalah:
· Hydrogen Sulfide / H2S
· Sour Gas
· Rotten Egg Gas
· Sulfated Hydrogen
· Stink Damp
· Hydro-sulfuric Acid
· Gas Pit / Kai Now
Bagaimana kita mengetahui kadarnya di udara?
Apa saja parameter ukurannya?
Berapa batasan kadar yang diperbolehkan?
Baiklah kita samakan persepsi mengenai parameter kadar H2S diudara.
Parameter pengukuran gas H2s diudara biasa menggunakan parameter PPM atau Parts per Million.
PPM adalah satuan pengukuran ygpaling umum digunakan. Part per million berarti satu berbanding satu juta (1:1.000.000).
jadi satu PPM sama dengan 1 mm per satu kilometer.
Sebenarnya ada satu lagi cara mengetahui kadar H2S Diudara yaitu denga metode persentasi.
Cara ini sering digunakan tetapi cenderung membingungkan.
Perhitungannya adalah satu persen sama dengan sepuluh ribu ppm (1%=10.000ppm). atau bisa dibilang perbandingannya adalah satu berbanding sepuluh miliar.
SIFAT KETERANGAN :
Wujud Fisik Umumnya berbentuk gas
Warna Tidak berwarna
• Tidak ada tanda yg terlihat atas pemaparan H2S
• Yg terlihat hanya pembiasan cahaya terhadap uap
Aroma/Bau Tercium seperti bau telor busuk
• Pada konsentrasi yg rendah akan mempengaruhi daya penciuman, jadi jangan percaya akan kemampuan daya penciuman utk mengukur H2S
Flammability Mudah terbakar dan HIGHLY EXPLOSIVE
• Terbakar dengan warna api biru dan menghasilkan gas SO2
• SO2 adalah suatu gas yg sangat berbahaya yg dapat menyebabkan iritasi mata dan gangguan sistem pernafasan
Lower & Upper Explosive Limits L.E.L. – 4.3% U.E.L. - 46.0%
• Konsentrasi H2S tersebut jika bercampur dengan udara dan sumber panas/api, akan menyebabkan pembakaran/ledakan
Solubility Larut dalam air, oil, lumpur, well fluids and sulfur cair
• H2S akan lepas (release) ketika larutan di agitasi, di beri tekanan atau dipanaskan
Vapor Density Lebih berat dari udara
• Dalam campuran gas, H2S akan ada dimanapun campuran gas itu berada
• Lebih berat dari udara, tetapi tergantung kepada temperatur sekitarnya (temperatur udara sekitar)
• Akan mungkin untuk mengalir atau berada di daerah yg rendah seperti lembah, lubang, parit dan saluran pembuangan.
Sekian gaiss pengenalan secara umum tentang H2S, mudah-mudahan bermanfaat.
Selalu utamakan keselamatan/safety dalam bekerja.
Cukup dengan 1 tarikan napas dapat membunuh manusia.

Yang bekerja di offshore pasti udah tau banget soal ini, Apa yang pertamakali muncul dalam benak kita ketika mendengar kata H2S?
Oh, h2s itu gas beracun!
Betul
H2S sama seperti kentut!
Betul
Hidrogen sulfida!!
Juga betul
Nah untuk lebih jelasnya, mari kita bahas lebih lanjut mengenai hidrogen sulfida atau yang dikenal dengan sebutan H2S itu.
Sebelum kita lanjut ke pokok pembahasan, ada baiknya klik dulu tombol like dan bagikan postingan ini untuk pengetahuan pelaut Indonesia ya gaes....
Hydrogen Sulfide (H2S) adalah gas yg sangat beracun yang merupakan hasil suatu proses dekomposisi (pembusukan) hewan, tumbuhan dan/atau material organik oleh bakteri tanpa bantuan oksigen di sekitarnya.
Gas H2S ini banyak di temukan di industry- industri atau lingkungan disekitar pemikiman penduduk seperti industri minyak dan gas, saluran air kotor, dan tempat pembuangan, air stagnant seperti rawa atau paya dan juga diproduksi oleh berbagai proses industri dan bio-kimia. secara umum sumber-sumber penghasil H2S di kategorikan antara lain:
· Pembusukan material organik
· Formasi geologis
· Proses kimia yg menghasilkan H2S
H2S juga memiliki sebutan-sebutan yang berbeda, beberapa nama-nama lain untuk H2S diantaranya adalah:
· Hydrogen Sulfide / H2S
· Sour Gas
· Rotten Egg Gas
· Sulfated Hydrogen
· Stink Damp
· Hydro-sulfuric Acid
· Gas Pit / Kai Now
Bagaimana kita mengetahui kadarnya di udara?
Apa saja parameter ukurannya?
Berapa batasan kadar yang diperbolehkan?
Baiklah kita samakan persepsi mengenai parameter kadar H2S diudara.
Parameter pengukuran gas H2s diudara biasa menggunakan parameter PPM atau Parts per Million.
PPM adalah satuan pengukuran ygpaling umum digunakan. Part per million berarti satu berbanding satu juta (1:1.000.000).
jadi satu PPM sama dengan 1 mm per satu kilometer.
Sebenarnya ada satu lagi cara mengetahui kadar H2S Diudara yaitu denga metode persentasi.
Cara ini sering digunakan tetapi cenderung membingungkan.
Perhitungannya adalah satu persen sama dengan sepuluh ribu ppm (1%=10.000ppm). atau bisa dibilang perbandingannya adalah satu berbanding sepuluh miliar.
SIFAT KETERANGAN :
Wujud Fisik Umumnya berbentuk gas
Warna Tidak berwarna
• Tidak ada tanda yg terlihat atas pemaparan H2S
• Yg terlihat hanya pembiasan cahaya terhadap uap
Aroma/Bau Tercium seperti bau telor busuk
• Pada konsentrasi yg rendah akan mempengaruhi daya penciuman, jadi jangan percaya akan kemampuan daya penciuman utk mengukur H2S
Flammability Mudah terbakar dan HIGHLY EXPLOSIVE
• Terbakar dengan warna api biru dan menghasilkan gas SO2
• SO2 adalah suatu gas yg sangat berbahaya yg dapat menyebabkan iritasi mata dan gangguan sistem pernafasan
Lower & Upper Explosive Limits L.E.L. – 4.3% U.E.L. - 46.0%
• Konsentrasi H2S tersebut jika bercampur dengan udara dan sumber panas/api, akan menyebabkan pembakaran/ledakan
Solubility Larut dalam air, oil, lumpur, well fluids and sulfur cair
• H2S akan lepas (release) ketika larutan di agitasi, di beri tekanan atau dipanaskan
Vapor Density Lebih berat dari udara
• Dalam campuran gas, H2S akan ada dimanapun campuran gas itu berada
• Lebih berat dari udara, tetapi tergantung kepada temperatur sekitarnya (temperatur udara sekitar)
• Akan mungkin untuk mengalir atau berada di daerah yg rendah seperti lembah, lubang, parit dan saluran pembuangan.
Sekian gaiss pengenalan secara umum tentang H2S, mudah-mudahan bermanfaat.
Selalu utamakan keselamatan/safety dalam bekerja.
Selasa, 02 April 2019
Pengertian Domain dan Hosting di dunia Internet
Saat Anda berselancar
di internet, Anda mungkin sering mendengar kata domain dan hosting. Apalagi
jika Anda baru membuat website, mungkin Anda akan bingung tentang perbedaan
domain dan hosting. Pada artikel kali ini,kami akan membahas beberapa hal
tentang domain dan hosting yang dapat Anda pelajari.

Definisi Domain
Domain diibaratkan
sebagai alamat. Tiap-tiap komputer yang berhubungan satu sama lain akan
memiliki alamat IP (IP Address). Namun, alamat IP yang berbentuk deretan angka
sulit untuk dihafalkan. Karenanya, muncul nama domain. Sebenarnya, domain itu
sendiri adalah alat pengingat untuk mempermudah manusia dalam mengakses
komputer diinternet.
Jenis-Jenis Domain
Dalam penamaannya,
domain terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan ekstensi atau kata yang
berada dibelakang domain seperti .com, .net, .org dan lain-lain yang disebut
TLD (top level domain).
Ada dua jenis Top Level Domain (TLD), yaitu Generic Top
Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).
gTLD adalah domain yang akhiran .com, .net dan .org sedangkan ccTLD adalah TLD
yang dikhususkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID
(co.id, go.id, net.id dll) atau Jepang dengan kode jp (co.jp, ne.jp, or.jp
dll).
Contoh gTLD:
.biz : Digunakan untuk keperluan bisnis.
.com : Digunakan untuk keperluan komersial.
.edu : Digunakan untuk keperluan pendidikan.
.info : Digunakan untuk keperluan informasi.
.net : Digunakan untuk keperluan internet.
.org : Digunakan untuk keperluan organisasi.
.pro : Digunakan untuk keperluan profesioal.
.biz : Digunakan untuk keperluan bisnis.
.com : Digunakan untuk keperluan komersial.
.edu : Digunakan untuk keperluan pendidikan.
.info : Digunakan untuk keperluan informasi.
.net : Digunakan untuk keperluan internet.
.org : Digunakan untuk keperluan organisasi.
.pro : Digunakan untuk keperluan profesioal.
Nama domain sangat
penting sekali sebagai identitas awal sebuah website. jadi bagi Anda yang ingin
membeli sebuah nama domain sebaiknya mencari nama dengan hati-hati dan
disesuaikan dengan website yang ingin dikembangkan.
Definisi Hosting
Hosting adalah tempat
untuk menyimpan data digital yaitu termasuk text, gambar, atau video yang
nantinya kesemua informasi tersebut akan di tampilkan dalam bentuk website.
Entah itu website perusahaan, website pribadi, website blog, dan lain
sebagainya. Setiap situs yang hendak Anda jadikan online sehingga banyak orang
bisa mengaksesnya, harus disimpan pada suatu host, itulah yang dimaksud dengan
hosting. Kini banyak tersedia host-host yang ditawarkan di internet. Mulai yang
berbayar, sampai yang gratis sekalipun.
Langganan:
Postingan (Atom)


